Roro Rp 45 M Dibangun di Kp Balak
SELATPANJANG – Cita-cita masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti untuk membawa mobil ke Melaka akan segera jadi kenyataan. Tahun 2012, BM E yang merupakan plat kendaraan bermotor Kabupaten Kepulauan Meranti, bakal sampai ke Melaka, Malaysia.
Mimpi ini bakal terwujud seiring dengan dimulainya pembangunan dermaga rool on- rool off (Roro) Kampung Balak, Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti. Tiang pancang pertama tanda dimulainya pembangunan proyek senilai Rp 45,2 Miliar ini, diresmikan pada Selasa (20/4), yang disaksikan Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Riau Drs Ruslaini Rachman, Ketua DPRD Kepulauan Meranti Hafizoh SAg, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti.
“Alhamdulillah, masyarakat Kepulauan Meranti patut bersyukur dengan mulai dibangunnya dermaga Roro ini. Mungkin bermimpi pun masyarakat Meranti tidak pernah bahwa saat mobil plat BM E akan sampai di Melaka. Tapi itu tak lagi akan jadi mimpi, melainkan segera jadi kenyataan pada 2012 mendatang,” ungkap Syamsuar dalam sambutannya.
Roro Kampung Balak ini menghubungkan Kepulauan Meranti dengan Kabupaten Siak, tepatnya di Mengkapan, kawasan Buton. Tujuan utama di bangunnya Roro Kp Balak ini, adalah untuk memudahkan transportasi sekaligus membuka isolasi Kepulauan Meranti dengan daratan Sumatera.
“Jadi dengan selesainya pembangunan Roro ini nantinya, masyarakat Meranti telah bisa sampai ke Pekanbaru, Siak, Dumai, dan lainnya, termasuk provinsi tetangga dan bahkan Melaka melalui Dumai bila Roro Dumai-Melaka sudah dioperasikan,” kata Syamsuar.
Sementara menurut Kadishub Riau Ruslaini Rachman, pembangunan Roro Kp Balak ini, dibiayai dari APBN sejak 2007 sampai dengan 2011 mendatang dengan total dana Rp 45,2 Miliar. Hingga 2010 ini, total dana yang sudah dialokasikan adalah sebesar Rp16,3 M atau prosentase komulatif mencapai 36,05%. Total dana Rp16,3 M tersebut dialokasikan dalam 4 tahap. Tahap I Rp2,29 M, Tahap II Rp2 M, Tahap III Rp4,6 M dan Tahap IV Rp6,6 M.
Akan halnya Pemkab Kepulauan Meranti kata Syamsuar, membangun fasilitas jalan untuk menghubungkan Kota Selatpanjang dan sekitarnya menunju ke Kp Balak, Tanjung Peranap yang jarak tempuh mencapai 25 kilometer. Saat ini menuju ke desa tersebut memerlukan waktu sekitar 2 jam akibat kondisi jalan yang masih berupa jalan tanah.
“Seharusnya pada 2009 lalu jalan mendukung operasional Roro Kp Balak-Mengkapan tersebut telah tuntas di bangun oleh Pemkab Bengkalis. Tapi karena pada 2008 Bengkalis tak lagi menganggarkan dana untuk pembangunan jalan tersebut, jadi lah pembangunan jalan sampai ke Desa Mengkikip tersebut terputus,” kata Syamsuar.
Menyikapi inilah jelas Syamsuar, pada 2010 Pemkab Meranti mengalokasikan dana pembangunan jalan kelas C sepanjang 8 Km untuk pengerasan, “APBD kami kecil jadi belum bisa untuk membangun infastruktur yang memerlukan dana besar. Mudah-mudahan tahun 2011 nanti status jalan bisa ditingkatkan jadi kelas A,” ungkap Syamsuar.
Dikatakan Syamsuar, untuk mewujudkan program merangkai pulau sekaligus membuka isolasi antar pulau di Meranti, setidaknya terdapat sekitar tujuh penyeberangan yang perlu di bangun. Ini akan dialokasikan secara bertahap oleh Pemkab Kepulauan Meranti tentunya mengharap bantuan dana dari APBD Riau dan APBN.
Akan halnya Ruslaini Rachman menyebutkan, salah satu model transportasi yang saat ini sedang digalakkan oleh pemerintah adalah pembangunan angkutan penyeberangan, berupa jembatan bergerak yang menghubungkan ruas jalan yang terputus oleh sungai, selat atau laut
KPU Harapkan Berkampnye sesuai undang-undang
* Kampanye, Dua kategori
SELATPANJANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Meranti, mengharapkan kepada masing-masing tim pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Meranti, untuk dapat mematuhi kampanye sesuai undang-undang. Untuk menunjang harapan tersebut, KPU bersama Panwaslu telah memanggil tim sukses calon, untuk mensosialisasikan bentuk pelanggaran, sekaligus memberikan copy-an undang-undang tentang kampanye.
Demikian dikatakan Anggota KPU Kepulauan Meranti, Pokja kampanye, Yusli SE diruang kerjanya kemarin. Dikatakannya, Dalam melakukan kampanye, tim sukses pasangan calon agar dapat menjaga keharmonisan dan ketentraman umum,
Dijelaskannya, Kampanye dikategorikan dua macam, yakni kampanye umum dan kampanye biasa. Kampanye umum dilaksanakan pada tangal 17-30 Mei 2010. Sedangkan kampanye biasa, yang sering dikenal dengan istilah sosialisasi, dilaksanakan mulai tiga hari setelah pencabutan nomor urut,
"Hal tersebut, sesuai dengan peraturan KPU no 69 tahun 2009, Dimana pasangan calon sudah boleh melakukan kampanye (sosialisasi). Tetapi tidak boleh melakukan kampaye umum," kata Yusli.
Kampanye hanya boleh dilakukan dalam bentuk sosialisasi terbatas, tapi tetap harus dikoordinasikan ke KPU dan Panwaslu. Sedangkan menyangkut pemasangan spanduk, baliho, pamflet, dan atribut promosi calon lainnya itu diperbolehkan. Namun begitu, pemasangan atribut promosi tersebut, tidak boleh dipasang di tempat tertutup.
Selain itu, untuk menyongsong kampanye umum, KPU telah menyurati PPK
se-Meranti untuk berkonsultasi dengan camat setempat dalam menentukan
lokasi-lokasi untuk kampanye umum pasangan calon nanti.
Sementara, KPU juga menghimbau kepada pasangan calon, bahwa disepanjang jalan Merdeka, Selatpanjang, tidak diperbolehkan memasang atribut promosi calon. Karena dijalan tersebut, merupakan jalan protokol diselatpanjang, dan dapat mengganggu arus lalu lintas, larangan tersebut, juga tertuang dalam undang-undang.
"Disepanjang jalan merdeka yang merupakan jalan protokol diselatpanjang, tidak diperbolehkan memasang media promosi cabup dan cawabup, karena dapat mengganggu arus lalu lintas. Kalau itu ada, kita akan lakukan peringatan terlebih dahulu, serta menyuratinya. kalau tidak juga diindahkan, kita akan lakukan bongkar paksa bersama Panwaslu," tegas Yusli
*Wagubri Dijadwalkan Hadir
Hari Ini, Pelantikan Pimpinan DPRD Meranti Defenitif
SELATPANJANG - Berdasarkan surat keputusan (SK) Gubernur Riau, nomor Kpts.800/IV/2010 tanggal 13 April 2010, tentang peresmian pengangkatan pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Meranti, Hari ini Rabu (21/4), Hafizoh SAg, yang sebelumnya, sebagai Ketua sementara DPRD Meranti, akan dilantik dan diambil sumpahnya sebagai Ketua DPRD Kepulauan Meranti Defenitif.
Selain itu, dua orang Wakil pimpinan DPRD juga turut dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, di Gedung Balai Sidang, jalan Dorak Selatpanjang. Kedua orang Wakil ketua DPRD Meranti tersebut, yakni, M Tofikurrohman SPd MSi, dan M Jufri SAg MSi.
Sekretaris Dewan DPRD Meranti, Drs Defril MSi mengatakan, lebih kurang sebanyak 350 undangan telah disebarkan guna menyukseskan acara tersebut, “Insya Allah, Rabu, 21 April besok akan dilantik Ketua Defenitif DPRD Meranti, Pelantikan nanti juga akan dipandu oleh Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis, Sumpeno SH," ujar Defril.
Ditambahkan Defril, Undangan sebanyak itu disampaikan kepadaa Anggota DPRD Meranti, Pemerintah Provinsi Riau, Pemkab Meranti, Pemkab Bengkalis. Selain itu para pejuang pemekaran meranti, serta tokoh-tokoh masyarakat yang berada di Meranti dan Bengkalis.
"Walaupun kita telah mengundang Gubernur Riau Rusli Zainal. Tapi, menurut informasi yang didapat dari provinsi, kemungkinan acara pengambilan sumpah dan pelantikan akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Riau, H R Mambang Mit, karena gubernur berhalangan sibuk," tambah Defril.
Diharapkan Defril, Acara pelantikan dan pengambilan sumpah nanti tidak terjadi hambatan dan kendala didalam prosesi pelantikan tersebut. karena pelantikan pimpinan DPRD ini, merupakan yang pertama dan perdana di Kabupaten Kepulauan Meranti.
"H-2, kita melakukan gladi resik guna kelancaran acara pelantikan tersebut, gladi itu dibantu dengan unsur pemkab meranti," imbuh Defril.
Sementara, Anggota DPRD Meranti, Fauzi SE menyebutkan, Pelantikan tersebut memang seharusnya segera dilaksanakan, mengingat banyak kelengkapan dewan yang belum bisa dibentuk dan dijalankan, karena belum adanya Ketua Defenitif DPRD Meranti,
“Tatib akan disahkan setelah Ketua Defenitif DPRD dilantik. selain itu juga kelengkapan -kelengkapan dewan lainnya, seperti Badan Musyawarah (Bamus), Badan Legislasi (Baleg), Badan Anggaran (Banggar), Komisi, dan lainnya,” kata Fauzi
KORAN MINGGUAN SELATPANJANGPOSAT SATU SATUNYA KORAN LOKAL YANG TERBIT SEJAK JANUARI 2011. MELIPUTI 7 WILAYAH KECAMATAN, 085376356687
Selasa, 20 April 2010
Kamis, 08 April 2010
seluruh meranti akan terang.mei pltu 2 t akan di mulai pembangunanya
Mei, PLTU Rp2 T Dibangun di Meranti
SELATPANJANG- Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya berada di pulau Tebingtinggi. Mulai Mei mendatang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2x7 Megawatt (Mw), dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp2 Triliun.
Jelang pembangunan pembangkit dengan sumber batubara tersebut, Kamis (8/4), pihak PLN bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kep Meranti melakukan peninjauan lokasi tempat dibangunnya pembangkit di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Rencananya, pembangkit akan dibangun di atas lahan seluas 11 hektar yang disediakan oleh Pemkab.
Dari PLN, survey langsung dilakukan oleh General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Regional Sumatera Chairuddin Matondang dan Manager Awaluddin, serta PLN Cabang Meranti. Sementara Pemkab Meranti dihadiri Asisten I Setdakab Fatur Rachman, Camat Tebingtinggi Barat, Kepala Desa dan lainnya.
Kepada pers, GM PLN Sumatera Chairudin Matondang menyebutkan, peninjauan lokasi tersebut sebagai salah satu upaya persiapan PLN memulai pekerjaan pembangunan pembangkit. Setelah melihat lokasi, diperkirakan pada Mei mendatang pihaknya akan memulai pekerjaan pembangunan.
‘’Seharusnya pembangkit ini memang sudah dibangun tahun lalu. Namun karena ada kendala pada pendanaan, terpaksa ditunda tahun ini,’’ ujar Chairudin. Sumber pendanaan pembangunan pembangkit ini, PLN menggandeng dua bank, yakni Bank Rakyat Indonesia dan Bank Central Asia. Diperkirakan, pada 2012 mendatang, pembangunan pembangkit tuntas dilakukan dan secara otomatis pula pembangkit bisa mulai dioperasionalkan.
Dari 2 x7 Mw ini, pembangkit bisa menghasilkan daya mampu sebesar 14 Mw. Inilah yang akan didistribusikan ke masyarakat, khususnya yang terjangkau dengan jaringan. ‘’Saat ini kebutuhan daya masyarakat di Pulau Tebingtinggi mencapai 6,5 Mw. Dengan tersedianya daya 14 Mw nanti, secara otomatis kebutuhan daya masyarakat terpenuhi. Bahkan bisa pula melayani pelanggan industri,’’jelas Chairuddin. Sementara untuk pulau-pulau lain di Meranti, juga akan diupayakan untuk pembangunan pembangkit tenaga diesel.
Terkait akan dimulainya pekerjaan pembangunan PLTU ini, penjabat Bupati Kep Meranti Drs H Syamsuar MSi melalui Asisten I Fatur Rachman menyebutkan, pihak Pemkab dan masyarakat Kep Meranti sangat menyambut baik dan berterima kasih. DIharapkan dengan pembangunan ini akan mengatasi salah satu permasalahan infrastruktur dasar masyarakat Meranti, khususnya di Tebingtinggi, yakni menyangkut ketersediaan listrik.
Pembangunan ini katanya, juga memunculkan manfaat lain bagi masyarakat Meranti, yakni terserapnya tenaga kerja lokal, mendukung tumbuh kembangnya perekonomian, tumbuhnya industri rumah tangga, industri mikro dan makro serta lainnya.
Hadapi Pemilukada
DPD KNPI Kepulauan Meranti Nyatakan Sikap Netral
SELATPANJANG.Sebagai induk organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia.Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia(DPD KNPI)wilayah kabupaten Kepulauan Meranti.Secara kelembagaan tidak akan melibatkan diri dalam berpolitik,Maupun menggunakan lembaga tempat bernaungnya organisasi kepemudaan itu ke salah satu pasangan balon bupati uang akan mengikuti pemiluikada juni nanti.
Hal ini di sampaikan ansari ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Meranti di hapadan lima perwakilan tim pemenangan masing masing pasangan balonbup peserta pemilukada,Yang di saksikan langsung oleh Agus Suliadi ketua KPUD kabupaten kepulauan meranti,Maupun anggota panwaslu.pada kamis sore (09/0p4) di kantornya jalan ahmad yani kota selatpanjang.
Karena tahapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten kepulauan meranti yang akan di laksanakan pada juni nanti semakin dekat,Guna menghindarkan adanya tudingan miring terhadap kepengurusan DPD KNPI kabupaten kepulauan meranti,Maka kita menyampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilukada,Sesuai aturan anggaran dasar rumah tangga KNPI akan bersikap netral dalam perhelatan politik,Sebab induk organisasi kepemudaan ini di lahirkan untuk mengakomodir kepentingan para kaula muda,dalam menyampaikan aspirasi maupun melibatkan diri dalam mengisi pembangunan.
Lanjur Ansari yang biasa di sapa Adek fatah.Pernyataan sikap netral dalam pelaksanaan pemilukada meranti ini.hendaknya di maklumi oleh semua komponen masyarakat,Sebab hal ini sudah di atur dalam anggaran dasar KNPI.Namun demikian karena pengurus maupun masing masing anggota ada yang berlatar belakang dari anggota maupun pengurus partai.hal itu tidak ada larangan jika nantinya mereka terlibat berpolitik.asal jangan menggunakan atribut organisasi.
Selanjutnya.Ansari yang sebelumnya pernah menjabat sebagai ketua PK KNPI Kecamatan tebing tinggi itu.Pihaknya menghimbau khsusnyua kepada pengurus DPD,maupun pengurus PK KNPI yang berada di lima kecamatan se kabupaten kepulauan meranti,Agar turut dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati di kabupaten paling bungsi di propinsi riau ini.
Kami himbau juga kepada seluruh pengurus KNPI yang ada di wilayah kabupaten kepulauan meranti.Agar berpartisipasi dalam mensukseskan pemilukada yang pertama kali di gelar di daerah ini,di samping itu,kami berharap semua pihak, melakukan hal yang sama.
Untuk pelaksanaan pemungutan suara.apakah bisa di lakukan di gedung pemerintah, atau fasilitas pemerintah,saran buat knpi,apa pun usualan, tolong knpi dalam pemilukada harus menjalankan ad/art.meskipun ada usulanbun usulan yang meminta knpi.melibatkan diri yang berdalih turut mensukseskan pemilukada
Sementara agus suliadi ketua KPUD kabupaten Kepulauan Meranti dalam sambutanya sangat mendukung pernyataan sikap ketua KNPI kabupaten kepulauan meranti,yang tidak akan membawa organisasi kepemudaan itu keranah polirtik,dengan menafaatkan situasi yang ada.Sikap netral KNPI dalam pemilukada saya sangat setuju,Memang itulah organisasi KNPI tidak ada kaitanya dengan perpolitikan.
Sampai saat ini.kpu masih menggunakan uang pribadi,yang sumber dananya dari berbagai pihak, dan bersif pinjaman. Namun sampai detik ini tidak ada persoalan serius yang di hadapi. Hal ini terlaksana ataas kerja sama yang baik dari semua pihak.
SELATPANJANG- Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya berada di pulau Tebingtinggi. Mulai Mei mendatang, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan kapasitas 2x7 Megawatt (Mw), dengan nilai investasi diperkirakan mencapai Rp2 Triliun.
Jelang pembangunan pembangkit dengan sumber batubara tersebut, Kamis (8/4), pihak PLN bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kep Meranti melakukan peninjauan lokasi tempat dibangunnya pembangkit di Desa Insit, Kecamatan Tebingtinggi Barat. Rencananya, pembangkit akan dibangun di atas lahan seluas 11 hektar yang disediakan oleh Pemkab.
Dari PLN, survey langsung dilakukan oleh General Manager PT PLN (Persero) Pembangkitan Regional Sumatera Chairuddin Matondang dan Manager Awaluddin, serta PLN Cabang Meranti. Sementara Pemkab Meranti dihadiri Asisten I Setdakab Fatur Rachman, Camat Tebingtinggi Barat, Kepala Desa dan lainnya.
Kepada pers, GM PLN Sumatera Chairudin Matondang menyebutkan, peninjauan lokasi tersebut sebagai salah satu upaya persiapan PLN memulai pekerjaan pembangunan pembangkit. Setelah melihat lokasi, diperkirakan pada Mei mendatang pihaknya akan memulai pekerjaan pembangunan.
‘’Seharusnya pembangkit ini memang sudah dibangun tahun lalu. Namun karena ada kendala pada pendanaan, terpaksa ditunda tahun ini,’’ ujar Chairudin. Sumber pendanaan pembangunan pembangkit ini, PLN menggandeng dua bank, yakni Bank Rakyat Indonesia dan Bank Central Asia. Diperkirakan, pada 2012 mendatang, pembangunan pembangkit tuntas dilakukan dan secara otomatis pula pembangkit bisa mulai dioperasionalkan.
Dari 2 x7 Mw ini, pembangkit bisa menghasilkan daya mampu sebesar 14 Mw. Inilah yang akan didistribusikan ke masyarakat, khususnya yang terjangkau dengan jaringan. ‘’Saat ini kebutuhan daya masyarakat di Pulau Tebingtinggi mencapai 6,5 Mw. Dengan tersedianya daya 14 Mw nanti, secara otomatis kebutuhan daya masyarakat terpenuhi. Bahkan bisa pula melayani pelanggan industri,’’jelas Chairuddin. Sementara untuk pulau-pulau lain di Meranti, juga akan diupayakan untuk pembangunan pembangkit tenaga diesel.
Terkait akan dimulainya pekerjaan pembangunan PLTU ini, penjabat Bupati Kep Meranti Drs H Syamsuar MSi melalui Asisten I Fatur Rachman menyebutkan, pihak Pemkab dan masyarakat Kep Meranti sangat menyambut baik dan berterima kasih. DIharapkan dengan pembangunan ini akan mengatasi salah satu permasalahan infrastruktur dasar masyarakat Meranti, khususnya di Tebingtinggi, yakni menyangkut ketersediaan listrik.
Pembangunan ini katanya, juga memunculkan manfaat lain bagi masyarakat Meranti, yakni terserapnya tenaga kerja lokal, mendukung tumbuh kembangnya perekonomian, tumbuhnya industri rumah tangga, industri mikro dan makro serta lainnya.
Hadapi Pemilukada
DPD KNPI Kepulauan Meranti Nyatakan Sikap Netral
SELATPANJANG.Sebagai induk organisasi kepemudaan terbesar di Indonesia.Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia(DPD KNPI)wilayah kabupaten Kepulauan Meranti.Secara kelembagaan tidak akan melibatkan diri dalam berpolitik,Maupun menggunakan lembaga tempat bernaungnya organisasi kepemudaan itu ke salah satu pasangan balon bupati uang akan mengikuti pemiluikada juni nanti.
Hal ini di sampaikan ansari ketua DPD KNPI Kabupaten Kepulauan Meranti di hapadan lima perwakilan tim pemenangan masing masing pasangan balonbup peserta pemilukada,Yang di saksikan langsung oleh Agus Suliadi ketua KPUD kabupaten kepulauan meranti,Maupun anggota panwaslu.pada kamis sore (09/0p4) di kantornya jalan ahmad yani kota selatpanjang.
Karena tahapan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati kabupaten kepulauan meranti yang akan di laksanakan pada juni nanti semakin dekat,Guna menghindarkan adanya tudingan miring terhadap kepengurusan DPD KNPI kabupaten kepulauan meranti,Maka kita menyampaikan kepada semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan pemilukada,Sesuai aturan anggaran dasar rumah tangga KNPI akan bersikap netral dalam perhelatan politik,Sebab induk organisasi kepemudaan ini di lahirkan untuk mengakomodir kepentingan para kaula muda,dalam menyampaikan aspirasi maupun melibatkan diri dalam mengisi pembangunan.
Lanjur Ansari yang biasa di sapa Adek fatah.Pernyataan sikap netral dalam pelaksanaan pemilukada meranti ini.hendaknya di maklumi oleh semua komponen masyarakat,Sebab hal ini sudah di atur dalam anggaran dasar KNPI.Namun demikian karena pengurus maupun masing masing anggota ada yang berlatar belakang dari anggota maupun pengurus partai.hal itu tidak ada larangan jika nantinya mereka terlibat berpolitik.asal jangan menggunakan atribut organisasi.
Selanjutnya.Ansari yang sebelumnya pernah menjabat sebagai ketua PK KNPI Kecamatan tebing tinggi itu.Pihaknya menghimbau khsusnyua kepada pengurus DPD,maupun pengurus PK KNPI yang berada di lima kecamatan se kabupaten kepulauan meranti,Agar turut dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan bupati dan wakil bupati di kabupaten paling bungsi di propinsi riau ini.
Kami himbau juga kepada seluruh pengurus KNPI yang ada di wilayah kabupaten kepulauan meranti.Agar berpartisipasi dalam mensukseskan pemilukada yang pertama kali di gelar di daerah ini,di samping itu,kami berharap semua pihak, melakukan hal yang sama.
Untuk pelaksanaan pemungutan suara.apakah bisa di lakukan di gedung pemerintah, atau fasilitas pemerintah,saran buat knpi,apa pun usualan, tolong knpi dalam pemilukada harus menjalankan ad/art.meskipun ada usulanbun usulan yang meminta knpi.melibatkan diri yang berdalih turut mensukseskan pemilukada
Sementara agus suliadi ketua KPUD kabupaten Kepulauan Meranti dalam sambutanya sangat mendukung pernyataan sikap ketua KNPI kabupaten kepulauan meranti,yang tidak akan membawa organisasi kepemudaan itu keranah polirtik,dengan menafaatkan situasi yang ada.Sikap netral KNPI dalam pemilukada saya sangat setuju,Memang itulah organisasi KNPI tidak ada kaitanya dengan perpolitikan.
Sampai saat ini.kpu masih menggunakan uang pribadi,yang sumber dananya dari berbagai pihak, dan bersif pinjaman. Namun sampai detik ini tidak ada persoalan serius yang di hadapi. Hal ini terlaksana ataas kerja sama yang baik dari semua pihak.
Selasa, 06 April 2010
BALIHO PASANGAN BALONBUP BERIRAMA DI RUSAK RANG TAK DI KENAL
Baliho Pasangan Balon Berirama Dirusak OTK
SELATPANJANG - Baliho deklarasi salah satu pasangan calon dirusak orang tak dikenal (OTK). Tak diketahui pasti apa motif di balik pengrusakan itu. Meski demikian, pihak yang merasa dirugikan tak berniat melaporkan peristiwa itu ke aparat terkait.
Dedi Putra SHi, Sekretaris DPC PPP Kepulauan Meranti, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (6/4) membenarkan adanya peristiwa pengrusakan itu. Tak diketahui pasti berapa banyak baliho yang dirusak. Namun dari informasi yang didapatnya, ada dua buah baliho yang dikoyak.
”Tak tahu berapa banyak, tapi setahu saya ada dua buah baliho deklarasi. Satu di Sungai Juling dan yang satu lagi di Gelora. Baliho itu dikoyak pinggirnya hingga jatuh ke tanah,” sebut Dedi Putra sambil menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui indikasi di balik kejadian ini.
”Dapat informasi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Tapi kita tidak tahu apakah ini suatu kesengajaan atau tidak. Tapi kita memang tak berniat melaporkannya. Apalagi saat ini Panwascam belum dilantik (baru dilantik Selasa tanggal 6 April 2010),” tambahnya lagi.
Anggota panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Meranti, Iskandar SH menjelaskan, bahwa pihaknya ada mendapat informasi terkait hal itu. Hanya saja, belum ada menerima laporan secara resmi.
”Kita dapat informasinya, tapi belum dapat informasi. Lagipula kita belum survey ke lapangan. Selain itu saat ini belum ada penetapan pasangan calon, jadi belum bisa ditindak lanjuti,” katanya.
Sementara Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suratman mengatakan, jika pengrusakan itu ada kaitannya dengan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) bupati dan wakil bupati, maka seharusnya pihak Panwaslu yang melaporkan. Namun jika tidak, yang bersangkutan bisa langsung melaporkannya.
”Kita belum ada menerima laporan. Kalau sudah masuk dalam tahapan Pemilukada, pihak Panwas-lah yang melaporkannya ke kita, atau ke Gakumdu. Dan dalam Gakumdu itu ada beberapa instansi terkait yang saling berkoordinasi. Tapi jika tidak ada hubungannya dengan Pemilukada, pihak terkait bisa melaporkannya, dan akan langsung kita tindak lanjuti,” jelas Suratman.
Ratusan Kades dan BPD Meranti Ikuti Rakor
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam waktu dekat akan mengumpulkan ratusan Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Ratusan Kades dan BPD tersebut, dikumpulkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) perdana di lingkup Pemkab Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kepulauan Meranti.
“Dalam waktu dekat kita akan mengumpulkan seluruh Kades, Lurah dan BPD. Jelang itu, saya berharap Satuan Kerja (Satker) terkait agar mempersiapkan kegiatan dengan sebaik mungkin,” ingat Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi, saat upacara pagi pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Selasa (6/4).
Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam Rakor tersebut, diantaranya menyangkut masalah-masalah yang dihadapi di setiap desa, terkait masalah pembangunan, pengelolaan keuangan desa, sosialisasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan lainnya.
Terkait ADD ini, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Ikhwani ditemui terpisah menyebutkan, dana diperkirakan akan dicairkan pada Juni mendatang. ''Dana dicairkan per semester. Pencairan pertama diperkirakan pada pertengahan tahun ini,'' jelas Ikhwani.
Dana ADD yang pada APBD Kepulauan Meranti 2010 dialokasikan Rp 17 Miliar tersebut, 60 persen diantaranya dibagi rata kepada 68 desa dan 5 kelurahan di Kepulauan Meranti dengan perkiraan masing-masing desa menerima Rp102 juta. Sedangkan 40 persen sisanya akan dibagikan secara proporsional ke desa-desa yang dianggap layak menerimanya.
“Jadi masing-masing desa menerima dana ADD itu bervariasi, tidak disamaratakan,” jelas Ikhwani.
Indikator yang menjadi ukuran penerima, diantaranya tingkat kemiskinan, jumlah penduduk, jarak desa dari pusat ibukota kecamatan, fasilitas kesehatan dan lainnya. Dana ADD 2010 ini jelas Ikhwani lagi, diperkirakan hanya untuk membiayai operasional desa saja, belum untuk pembangunan infrastruktur desa karena minimnya alokasi dana.
“Mudah-mudahan kegiatan Rakor nanti berjalan lancar. Saat ini kami sedang mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk menunjang kelancaran Rakor,” ujar Ikhwani.
Syamsuar: Komunikasikan Pelanggaran Sesuai Alur
*15 Panwaslu Kecamatan Meranti Dilantik
SELATPANJANG - Pejabat Bupati Kepulauan Meranti Drs H Syamsuar MSi mengingatkan kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kepala Daerah (Kada) kabupaten dan kecamatan se- Kepulauan Meranti, agar bisa bersikap arif dan mengkomunikasikan segala bentuk temuan pelanggaran dalam tahapan Pemilu Kada Meranti, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Hal ini diungkapkan Bupati saat pelantikan sebanyak 15 anggota Panwaslu tingkat kecamatan, se-Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kepulauan Meranti, Selasa (6/4). Hadir saat pelantikan Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg, Anggota KPU Provinsi Riau, T Edi Sabli, Ketua KPUD Kepulauan Meranti, Agus Suliadi, Ketua Panwaslu Kepulauan Meranti, Imam Basori SH, serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan lainnya.
Menurut Syamsuar, dalam pelaksanaan Pemilukada Kepulauan Meranti yang tahapannya sedang berlangsung saat ini, tidak tertutup kemungkinan terjadinya perselisihan yang melibatkan calon, masa pendukung pasangan calon, tim sukses dan lainnya. Bila ini tidak disikapi secara arif oleh penyelenggara Pemilukada dalam hal ini KPUD dan Panwaslu Kada, tidak tertutup kemungkinan, ini akan mengganggu jalannya proses Pemilukada.
“Jadi saya ingatkan kepada anggota Panwaslu Kada kabupaten dan kecamatan, agar bisa menkomunikasikan setiap permasalahan terkait dengan pelanggaran Pemilu Kada, dengan sebaik mungkin,” ingat Syamsuar.
Diingatkan pula, Panwaslu Kada, hendaknya memilih jalur musyarawah dan mufakat untuk menyelesaikan persoalan yang muncul. “Bila ada temuan, libatkan penyelenggara Pemilu kada tingkat kecamatan, camat dan tim sukses pasangan calon untuk membicarakan masalah yang ada. Sehingga tidak mengganggu jalannya tahapan Pemilu Kada,” kata Syamsuar lagi.
Setelah resmi dilantik, anggota Panwaslu Kada Kecamatan bisa menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.Tak kalah pentingnya, anggota Panwaslu juga harus menguasai aturan penyelenggaraan Pemilu dan memahami tahapan Pemilukada.
Panwaslu juga diharapkan bisa berkoordinasi dengan Pemkab Kep Meranti, KPUD, PPK, PPS, kepolisian dan lainnya. “Tanpa koordinasi dengan baikdikhawatirkan ada kesenjangan dan perbedaan persepsi antar anggota Panwaslu dan KPUD,” katanya.
Bupati juga berharap agar Pilkada bisa berjalan dengan lancer, tertib dan sukses sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kesuksesan Pemilukada terletak pada dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua Panwaslukada Kepulauan Meranti, Imam Basori SH mengingatkan kepada Panwaslu Kada Kecamatan, setelah dilantik agar bisa menjalankan tugas mengawasi dan menyampaikan temuan serta laporan pelaksanaan Pemilu Kada di masing-masing kecamatan . “Selain anggota Panwaslu Kada, kami juga berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi ikut mengawasi,” katanya.
Imam Basori juga berharap Pemkab Meranti bisa menfasilitasi pelaksanaan tugas Panwaslu Kada, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Dengan partisipasi pemerintah dan masyarakat, Pemilu Kada diharapkan bisa berjalan lancer dan sukses,” katanya.
-----------------------------
-----------------------------
Pemkab Meranti Kuliahkan Siswa Berprestasi ke ITB
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mulai 2010 ini memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi lulusan SMA
sederajat untuk mengikuti perkuliahan di Institut Tekhnologi Bandung (ITB).
Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi menyebutkan, pemberian beasiswa ini adalah sebagai salah satu wujud komitmen Pemkab Kepulauan Meranti, dalam berangsur-angsur memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) Kepulauan Meranti.
''SDM Kepulauan Meranti cukup minim. Lulusan Sarjana hanya 0,7% saja. Memperbaiki inilah secara bertahap kita mulai menguliahkan anak-anak daerah lulusan SMA sederajat berprestasi ke perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,'' ungkap Syamsuar baru-baru ini.
Beasiswa ini akan diberikan kepada calon mahasiswa yang lulus seleksi terhitung mulai masuk hingga menyelesaikan perkuliahan. ''Perkuliahan kita biayai penuh. Mulai dari uang semester, biaya hidup, asrama dan biaya perkuliahan lainnya,'' ungkapnya.
Disinggung berapa besar dana yang dialokasikan untuk calon mahasiswa tersebut pertahunnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti, Drs Bakhtiar MPd ditemui Senin (5/4), belum bisa merinci secara pasti.
Calon mahasiswa penerima beasiswa tersebut telah mengikuti seleksi penjaringan yang diselenggarakan ITB di Pekanbaru pada 22 Maret lalu. Pemkab Kepulauan Meranti mengutus sebanyak 20 orang siswa berprestasi yang duduk di kelas 3 SMA sederajat. Berikut, dari jumlah itu akan dipilih sebanyak 5 orang yang memiliki scoring tertinggi masuk lima besar.
''Karena anggaran minim, tahun ini kita baru bisa menguliahkan sebanyak 5 orang saja. Mudah-mudahan tahun 2011 mendatang jumlahnya lebih meningkat,'' sebut Syamsuar.
Tak hanya itu, pada 2011 mendatang, Pemkab Kepulauan Meranti juga akan mencoba menjajaki kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia lainnya selain ITB. Diantaranya Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada dan lainnya.
Disamping itu, Pemkab juga memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang kini tengah menjalani pendidikan di perguruan tinggi dalam provinsi, seperti Universitas Riau (UR), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Islam Riau dan Universitas Lancang Kuning serta lainnya. ''Namun karena anggaran terbatas, jumlah bantuan yang diberikan pun terbatas pula,'' terang Syamsuar.
------------------------------------------------------
Pemkab Meranti segerakan Bangun 2 Gedung Baru
SELATPANJANG - Dalam waktu dekat, masih dalam tahun 2010 ini, pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan segera membangun dua gedung Dinas yang baru. Gedung tersebut akan dibangun di komplek perkantoran Kabupaten Kepulauan Meranti, jalan Dorak, Selatpanjang.
Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Suhendri MSi, Senin (5/4). "Insya Allah di tahun 2010 ini, kita akan membangun dua gedung baru. Dua gedung tersebut yakni, gedung Pencatatan Sipil dan Gedung Diperindag. yang berlokasi di kawasan perkantoran Pemkab Kepulauan Meranti," sebut Suhendri.
Ditambahkannya, Pembangunan tersebut, juga merupakan program yang dilakukan oleh Pusat terhadap Daerah Khusus otonomi baru, setiap tahunnya. Namun pengajuan kebutuhan gedung direkomendasikan oleh daerah itu sendiri.
"Dasar pertimbangan gedung yang akan kita bangun tersebut adalah sesuai dengan tingkatan prioritas yang kita butuhkan. selain itu, gedung dinas yang akan kita bangun adalah Dinas Pelayanan yang bertujuan untuk mempermudah pelayanan administrasi masyarakat," tambah Suhendri.
Sementara, Dana yang digunakan untuk pembangunan gedung tersebut, merupakan dari dana alokasi khusus prasarana pemerintah Anggaran Pendapatan belanja Negara (APBN) dan dana dari Anggaran Pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti. Pembangunan gedung tersebut, berdasarkan prioritas gedung yang sangat dibutuhkan saat ini oleh pemkab dan masyarakat.
"Dana yang kita siapkan untuk pembangunan dua gedung tersebut sebanyak, 5,7 Miliar rupiah, yang diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010. Dengan rincian dari APBN 4,5 M dan dari APBD 1,2 M," tambah Suhendri.
Dikatakan lagi, Kebutuhan Gedung untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Meranti saat ini, Masih banyak kekurangan, Bappeda sendiri, saat ini menempati ruangan di Kantor Bupati, dengan penerimaan cpns beberapa waktu lalu, sebanyak 20 orang, tidak berimbang, antara besar Ruangan dengan jumlah orang. “Namun begitu, kita akan lakukan pembangunan secara bertahap dan kita akan dahulukan yang menjadi prioritas kita saat ini,” ujarnya.
SELATPANJANG - Baliho deklarasi salah satu pasangan calon dirusak orang tak dikenal (OTK). Tak diketahui pasti apa motif di balik pengrusakan itu. Meski demikian, pihak yang merasa dirugikan tak berniat melaporkan peristiwa itu ke aparat terkait.
Dedi Putra SHi, Sekretaris DPC PPP Kepulauan Meranti, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (6/4) membenarkan adanya peristiwa pengrusakan itu. Tak diketahui pasti berapa banyak baliho yang dirusak. Namun dari informasi yang didapatnya, ada dua buah baliho yang dikoyak.
”Tak tahu berapa banyak, tapi setahu saya ada dua buah baliho deklarasi. Satu di Sungai Juling dan yang satu lagi di Gelora. Baliho itu dikoyak pinggirnya hingga jatuh ke tanah,” sebut Dedi Putra sambil menjelaskan bahwa pihaknya tidak mengetahui indikasi di balik kejadian ini.
”Dapat informasi sekitar pukul 02.00 WIB dinihari. Tapi kita tidak tahu apakah ini suatu kesengajaan atau tidak. Tapi kita memang tak berniat melaporkannya. Apalagi saat ini Panwascam belum dilantik (baru dilantik Selasa tanggal 6 April 2010),” tambahnya lagi.
Anggota panitia pengawas pemilihan umum (Panwaslu) Kabupaten Kepulauan Meranti, Iskandar SH menjelaskan, bahwa pihaknya ada mendapat informasi terkait hal itu. Hanya saja, belum ada menerima laporan secara resmi.
”Kita dapat informasinya, tapi belum dapat informasi. Lagipula kita belum survey ke lapangan. Selain itu saat ini belum ada penetapan pasangan calon, jadi belum bisa ditindak lanjuti,” katanya.
Sementara Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Suratman mengatakan, jika pengrusakan itu ada kaitannya dengan pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) bupati dan wakil bupati, maka seharusnya pihak Panwaslu yang melaporkan. Namun jika tidak, yang bersangkutan bisa langsung melaporkannya.
”Kita belum ada menerima laporan. Kalau sudah masuk dalam tahapan Pemilukada, pihak Panwas-lah yang melaporkannya ke kita, atau ke Gakumdu. Dan dalam Gakumdu itu ada beberapa instansi terkait yang saling berkoordinasi. Tapi jika tidak ada hubungannya dengan Pemilukada, pihak terkait bisa melaporkannya, dan akan langsung kita tindak lanjuti,” jelas Suratman.
Ratusan Kades dan BPD Meranti Ikuti Rakor
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti dalam waktu dekat akan mengumpulkan ratusan Kepala Desa (Kades) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se-Kabupaten Kepulauan Meranti. Ratusan Kades dan BPD tersebut, dikumpulkan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) perdana di lingkup Pemkab Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kepulauan Meranti.
“Dalam waktu dekat kita akan mengumpulkan seluruh Kades, Lurah dan BPD. Jelang itu, saya berharap Satuan Kerja (Satker) terkait agar mempersiapkan kegiatan dengan sebaik mungkin,” ingat Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi, saat upacara pagi pegawai di lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti, Selasa (6/4).
Adapun permasalahan yang akan dibahas dalam Rakor tersebut, diantaranya menyangkut masalah-masalah yang dihadapi di setiap desa, terkait masalah pembangunan, pengelolaan keuangan desa, sosialisasi penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan lainnya.
Terkait ADD ini, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Ikhwani ditemui terpisah menyebutkan, dana diperkirakan akan dicairkan pada Juni mendatang. ''Dana dicairkan per semester. Pencairan pertama diperkirakan pada pertengahan tahun ini,'' jelas Ikhwani.
Dana ADD yang pada APBD Kepulauan Meranti 2010 dialokasikan Rp 17 Miliar tersebut, 60 persen diantaranya dibagi rata kepada 68 desa dan 5 kelurahan di Kepulauan Meranti dengan perkiraan masing-masing desa menerima Rp102 juta. Sedangkan 40 persen sisanya akan dibagikan secara proporsional ke desa-desa yang dianggap layak menerimanya.
“Jadi masing-masing desa menerima dana ADD itu bervariasi, tidak disamaratakan,” jelas Ikhwani.
Indikator yang menjadi ukuran penerima, diantaranya tingkat kemiskinan, jumlah penduduk, jarak desa dari pusat ibukota kecamatan, fasilitas kesehatan dan lainnya. Dana ADD 2010 ini jelas Ikhwani lagi, diperkirakan hanya untuk membiayai operasional desa saja, belum untuk pembangunan infrastruktur desa karena minimnya alokasi dana.
“Mudah-mudahan kegiatan Rakor nanti berjalan lancar. Saat ini kami sedang mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan untuk menunjang kelancaran Rakor,” ujar Ikhwani.
Syamsuar: Komunikasikan Pelanggaran Sesuai Alur
*15 Panwaslu Kecamatan Meranti Dilantik
SELATPANJANG - Pejabat Bupati Kepulauan Meranti Drs H Syamsuar MSi mengingatkan kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kepala Daerah (Kada) kabupaten dan kecamatan se- Kepulauan Meranti, agar bisa bersikap arif dan mengkomunikasikan segala bentuk temuan pelanggaran dalam tahapan Pemilu Kada Meranti, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku.
Hal ini diungkapkan Bupati saat pelantikan sebanyak 15 anggota Panwaslu tingkat kecamatan, se-Kepulauan Meranti, di Aula RSUD Kepulauan Meranti, Selasa (6/4). Hadir saat pelantikan Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Hafizoh SAg, Anggota KPU Provinsi Riau, T Edi Sabli, Ketua KPUD Kepulauan Meranti, Agus Suliadi, Ketua Panwaslu Kepulauan Meranti, Imam Basori SH, serta Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dan lainnya.
Menurut Syamsuar, dalam pelaksanaan Pemilukada Kepulauan Meranti yang tahapannya sedang berlangsung saat ini, tidak tertutup kemungkinan terjadinya perselisihan yang melibatkan calon, masa pendukung pasangan calon, tim sukses dan lainnya. Bila ini tidak disikapi secara arif oleh penyelenggara Pemilukada dalam hal ini KPUD dan Panwaslu Kada, tidak tertutup kemungkinan, ini akan mengganggu jalannya proses Pemilukada.
“Jadi saya ingatkan kepada anggota Panwaslu Kada kabupaten dan kecamatan, agar bisa menkomunikasikan setiap permasalahan terkait dengan pelanggaran Pemilu Kada, dengan sebaik mungkin,” ingat Syamsuar.
Diingatkan pula, Panwaslu Kada, hendaknya memilih jalur musyarawah dan mufakat untuk menyelesaikan persoalan yang muncul. “Bila ada temuan, libatkan penyelenggara Pemilu kada tingkat kecamatan, camat dan tim sukses pasangan calon untuk membicarakan masalah yang ada. Sehingga tidak mengganggu jalannya tahapan Pemilu Kada,” kata Syamsuar lagi.
Setelah resmi dilantik, anggota Panwaslu Kada Kecamatan bisa menjalankan tugas dengan sebaik mungkin.Tak kalah pentingnya, anggota Panwaslu juga harus menguasai aturan penyelenggaraan Pemilu dan memahami tahapan Pemilukada.
Panwaslu juga diharapkan bisa berkoordinasi dengan Pemkab Kep Meranti, KPUD, PPK, PPS, kepolisian dan lainnya. “Tanpa koordinasi dengan baikdikhawatirkan ada kesenjangan dan perbedaan persepsi antar anggota Panwaslu dan KPUD,” katanya.
Bupati juga berharap agar Pilkada bisa berjalan dengan lancer, tertib dan sukses sesuai dengan aturan yang berlaku. “Kesuksesan Pemilukada terletak pada dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat,” katanya.
Sementara Ketua Panwaslukada Kepulauan Meranti, Imam Basori SH mengingatkan kepada Panwaslu Kada Kecamatan, setelah dilantik agar bisa menjalankan tugas mengawasi dan menyampaikan temuan serta laporan pelaksanaan Pemilu Kada di masing-masing kecamatan . “Selain anggota Panwaslu Kada, kami juga berharap kepada masyarakat untuk berpartisipasi ikut mengawasi,” katanya.
Imam Basori juga berharap Pemkab Meranti bisa menfasilitasi pelaksanaan tugas Panwaslu Kada, sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. “Dengan partisipasi pemerintah dan masyarakat, Pemilu Kada diharapkan bisa berjalan lancer dan sukses,” katanya.
-----------------------------
-----------------------------
Pemkab Meranti Kuliahkan Siswa Berprestasi ke ITB
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Meranti mulai 2010 ini memberikan beasiswa kepada siswa berprestasi lulusan SMA
sederajat untuk mengikuti perkuliahan di Institut Tekhnologi Bandung (ITB).
Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, Drs H Syamsuar MSi menyebutkan, pemberian beasiswa ini adalah sebagai salah satu wujud komitmen Pemkab Kepulauan Meranti, dalam berangsur-angsur memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) Kepulauan Meranti.
''SDM Kepulauan Meranti cukup minim. Lulusan Sarjana hanya 0,7% saja. Memperbaiki inilah secara bertahap kita mulai menguliahkan anak-anak daerah lulusan SMA sederajat berprestasi ke perguruan tinggi terkemuka di Indonesia,'' ungkap Syamsuar baru-baru ini.
Beasiswa ini akan diberikan kepada calon mahasiswa yang lulus seleksi terhitung mulai masuk hingga menyelesaikan perkuliahan. ''Perkuliahan kita biayai penuh. Mulai dari uang semester, biaya hidup, asrama dan biaya perkuliahan lainnya,'' ungkapnya.
Disinggung berapa besar dana yang dialokasikan untuk calon mahasiswa tersebut pertahunnya, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kepulauan Meranti, Drs Bakhtiar MPd ditemui Senin (5/4), belum bisa merinci secara pasti.
Calon mahasiswa penerima beasiswa tersebut telah mengikuti seleksi penjaringan yang diselenggarakan ITB di Pekanbaru pada 22 Maret lalu. Pemkab Kepulauan Meranti mengutus sebanyak 20 orang siswa berprestasi yang duduk di kelas 3 SMA sederajat. Berikut, dari jumlah itu akan dipilih sebanyak 5 orang yang memiliki scoring tertinggi masuk lima besar.
''Karena anggaran minim, tahun ini kita baru bisa menguliahkan sebanyak 5 orang saja. Mudah-mudahan tahun 2011 mendatang jumlahnya lebih meningkat,'' sebut Syamsuar.
Tak hanya itu, pada 2011 mendatang, Pemkab Kepulauan Meranti juga akan mencoba menjajaki kerjasama dengan perguruan tinggi terkemuka di Indonesia lainnya selain ITB. Diantaranya Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gajah Mada dan lainnya.
Disamping itu, Pemkab juga memberikan bantuan beasiswa kepada mahasiswa yang kini tengah menjalani pendidikan di perguruan tinggi dalam provinsi, seperti Universitas Riau (UR), Universitas Islam Negeri (UIN), Universitas Islam Riau dan Universitas Lancang Kuning serta lainnya. ''Namun karena anggaran terbatas, jumlah bantuan yang diberikan pun terbatas pula,'' terang Syamsuar.
------------------------------------------------------
Pemkab Meranti segerakan Bangun 2 Gedung Baru
SELATPANJANG - Dalam waktu dekat, masih dalam tahun 2010 ini, pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti akan segera membangun dua gedung Dinas yang baru. Gedung tersebut akan dibangun di komplek perkantoran Kabupaten Kepulauan Meranti, jalan Dorak, Selatpanjang.
Hal tersebut disampaikan oleh Pejabat Bupati Kepulauan Meranti, melalui Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Drs Suhendri MSi, Senin (5/4). "Insya Allah di tahun 2010 ini, kita akan membangun dua gedung baru. Dua gedung tersebut yakni, gedung Pencatatan Sipil dan Gedung Diperindag. yang berlokasi di kawasan perkantoran Pemkab Kepulauan Meranti," sebut Suhendri.
Ditambahkannya, Pembangunan tersebut, juga merupakan program yang dilakukan oleh Pusat terhadap Daerah Khusus otonomi baru, setiap tahunnya. Namun pengajuan kebutuhan gedung direkomendasikan oleh daerah itu sendiri.
"Dasar pertimbangan gedung yang akan kita bangun tersebut adalah sesuai dengan tingkatan prioritas yang kita butuhkan. selain itu, gedung dinas yang akan kita bangun adalah Dinas Pelayanan yang bertujuan untuk mempermudah pelayanan administrasi masyarakat," tambah Suhendri.
Sementara, Dana yang digunakan untuk pembangunan gedung tersebut, merupakan dari dana alokasi khusus prasarana pemerintah Anggaran Pendapatan belanja Negara (APBN) dan dana dari Anggaran Pendapatan belanja daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Meranti. Pembangunan gedung tersebut, berdasarkan prioritas gedung yang sangat dibutuhkan saat ini oleh pemkab dan masyarakat.
"Dana yang kita siapkan untuk pembangunan dua gedung tersebut sebanyak, 5,7 Miliar rupiah, yang diambil dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2010. Dengan rincian dari APBN 4,5 M dan dari APBD 1,2 M," tambah Suhendri.
Dikatakan lagi, Kebutuhan Gedung untuk Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Meranti saat ini, Masih banyak kekurangan, Bappeda sendiri, saat ini menempati ruangan di Kantor Bupati, dengan penerimaan cpns beberapa waktu lalu, sebanyak 20 orang, tidak berimbang, antara besar Ruangan dengan jumlah orang. “Namun begitu, kita akan lakukan pembangunan secara bertahap dan kita akan dahulukan yang menjadi prioritas kita saat ini,” ujarnya.
Langganan:
Postingan (Atom)